Selasa, 19 November 2013

Bertabur Maaf Menuai Simpati

Dua tas besar aku bawa sambil menuruni anak tangga menuju nistaning mandala pura. Sudah terbiasa bagiku jika sehabis sembahyang atau acara di pura aku bawa barang-barangku 'megretgotan'. Ku toleh jam tanganku, menunjukkan pukul 11.30 malam. Perutku lumayan terisi oleh prasadam lungsuran lumayan banyak sehabis ngelebar piodalan yang dilaksanakan setahun sekali setiap Purnama Kelima yang kali ini jatuh pada hari minggu 17 nopember 2013.
Setiap orang berwajah ceria. Inilah ciri suatu upacara sukses


Sabtu, 19 Januari 2013

Ketika Rasa itu Tidak Ada Lagi

Jikalaulah saya dan anda memegang satu kembang gula yang manis dan dinikmati berdua. Saya mengatakan bahwa kembang gula itu manis dan saya merasakan manisnya. Nah tentu akan terasa aneh jika anda tidak dapat merasakan bahwa kembang gula itu manis. Meskipun bibir anda mengatakannya manis. Ini masalah rasa. Dapatkah saya memaksakan rasa yang saya rasakan kepada anda? Sebatas bibir barangkali bisa, padahal sebenarnya anda merasakannya hambar.

Selasa, 01 Januari 2013

Menyambut Pergantian tahun

Entah mana yang benar antara menyambut pergantian tahun ataukah merayakan pergantian tahun. Yang jelas moment ini bagi sebagian orang adalah moment untuk berrekreasi atau bersenang-senang, ada juga sebagai moment mendekatkan diri kepada Tuhannya. Jadi intinya ada yang tujuannya bersenang-senang atau hura-hura dan ada yang tujuannya untuk spiritual.
Bagi pasangan muda-mudi moment pergantian tahun adalah moment yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Terasa sangat rugi jika tidak turut menikmati malam pergantian tahun. Hiruk pikuknya kota dan kemacetan lalulintas seakan bagian dari hiburan malam itu. Pesta kembang api yang meriah, hingar bingarnya bunyi terompet yang tiada henti. Kalau dipikir-pikir, ini kejadian yang berlangsung hanya sesaat.
Namun kembali lagi tergantung dari sudut mana kita memaknai. Bagi sebagian orang bahkan menganggap bahwa malam pergantian tahun tak bedanya dengan malam-malam biasanya. Tidak ada yang istimewa. Mau keluar rumah ok, tidak keluar rumah juga ok, tidak ada masalah. Bagi sebagian orang, suatu keharusan untuk  menikmati malam pergantian tahun. Sepetinya takut sekali dikatakan tidak mengikuti perkembangan jaman.