Selasa, 27 Februari 2024

SALAH SET

 




Menghadiri undangan kawan dari Singapore yang bekerja sebagai pengurus Yayasan disebuah Panti Asuhan di Singapore. MTFA - Muslimin Trust Fund association. Berjumlah 50 orang. Mengadakan acara retreat selama 3 hari dua malam di hotel seputaran Nagoya Batam. Sebagian dari mereka adalah volunteer, pekerja suka rela. Mereka tiba di Batam hari Minggu 25 February 2024 dan berkeliling ke beberapa tempat wisata. 

Kemudian hari kedua mereka mengadakan acara semacam team building game di hotel. 

Pada hari ketiga mereka mengunjungi Yayasan Yatim Piatu di daerah kavling kamboja, kelurahan sei pelunggut, kecamatan sagulung batam, biasa orang menyebutnya daerah kavling dapur 12. Saat acara mereka disinilah saya hadir. Yatim Piatu dan Pesantren Royatul Quran. Anda bisa googling cari websitenya. Yayasan ini untuk saat ini memiliki siswa dari TK, SD, SMP dan SMA. Semuanya berjumlah kurang lebih 70 siswa.

Pesantren ini dipimpin oleh Uztads Ardianzah. Masih muda. Tapi nampaknya nama belakang beliau sudah bertambah. Saya kenal beliau sejak lama. Karena beberapa kali membagikan bingkisan bersama teman teman Singpore ke sana. Bahkan tiap 3 bulan saya harus membelikan 10 karung beras untuk Pesantren ini. Tentu duitnya dari kelompok para donatur di Singapura. 

Anda tahu, yayasan ini memiliki tanah kurang dari satu hektar. Memiliki gedung 3 lantai yang di cat warna hijau. Grup saya dari singapore yang rutin nyumbang beras itu juga pernah nyumbang besi cor untuk membangun gedung trsebut.  

Tumben tumbennya hujan turun dipagi hari. Rencana bikin game untuk anak anak pesantren terpaksa dibatalkan. Hanya beberapa game yang bisa dilaksanakan di aula. 

Yang paling menggembirakan bagi anak anak yaitu masing masing dapat amplop dari staff MTFA. Isinya berapa hanya yang memberi dan yang meneriman yang tahu. Pimpinan MTFA juga menyerahkan sejumlah sumbangan uang kepada ketua pesantren.

Ya begitulah. Ndak usah seperti yang disana, berpikir seribu kali kalau dikasi sesuatu oleh orang lain. Gengsi terlalu tinggi. Takut keyakinan ternoda dan tradisi hilang. Katanya.

Saya hanya kebagian terima kasih. Padahal rencana jadi photografer. Memang salah set. Kurang jeli melihat peluang.






Minggu, 11 Februari 2024

KOORDINASI KAK DADUT

 




Terkesan urgent dan mendesak. Undangan rapat koordinasi lembaga dan umat hindu di Batam. Lihat undangan terlampir dan daftar undangannya. Membangun generasi Hindu di kota Batam. Itu perihal undangannya. Membangun generasi yang bagaimana. Bukankah generasi hindu di Batam sudah mulai sejak sebelum tahun 2000an.

Perhatikan list undangan dari Parisada Kota Batam tersebut. Paling tidak ada lima pejabat yang beragama Hindu, yang namnya masih asing, mungkin masih baru menjabat di batam atau kepri. Ada kakanwil kementerian hukum dan ham kepri, ada dirkrimsus polda kepri, ada Kajari Batam, ada Bakamla Batam, ada Danyonif raider khusus 136TS.

Namun sayang yang hadir hanya satu pejabat yang dianggap tokoh, yaitu Kajari Batam. Konon pejabat yang diundang lainnya sedang ada kegiatan yang penting. 

Ini rapat maraton yang sepi peminat juga. Bagaimana tidak, acaranya berbarengan dengan kegiatan belajar di pasraman. Jika semua guru ikut rapat, anak anak bakalan tidak ada yang mantau. Itupun harus dipanggilin semua ibu ibu atau bapak bapak yang berada diseputaran Pura untuk menghadiri acara rapat itu. Padahal sudah disediakan satu ekor babi guling agar umat tertarik ikut rapat. Undangannya pukul 08.30, namun saat saya datang sekitar jam 10.00, peserta masih sepi.

Ini sebenarnya bukan rapat. Lebih kepada tanya jawab antar umat dan pandangan dari sisi legal oleh narasumber. Lebih fokus ke adanya bangunan India dikawasan Pura Agung. Secara legal, semestinya bangunan India tersebut tidak boleh ada.

Belum tahu kelanjutannya, karena konon masih akan ada rapat terbatas bebrapa tokoh di malam harinya.

Kita tunggu saja.

Sabtu, 10 Februari 2024

SANTHI PUJA

 Pemilu damai untuk Indonesia Jaya



Bertempat di pelataran Mandala Utama Pura Agung Amerta Bhuana Batam bertepatan dengan persembahyangan bersama Tilem sasih kewulu hari Jumat 9 Februari 2024 umat Hindu Batam mengadakan Santih Puja yang ditujukan agar semua proses pemilu berjalan dengan damai. Doa bersama ini atas him auan dari PHDI pusat sebagai komitmen seluruh umat Hindu di Indonesia mendukung terselenggaranya pemilu yang damai.

Doa brsama Santih Puja ini dipimpin oleh Jro Mangku Putu Satriayasa. Beliau melantunkan doa secara bersama sama dengan umat. Ini dilaksanakan setelah acara nunas tirta selesai.

Sebelum sembahyang bersama, memang diagendakan beberapa acara pendahuluan. Mecaru ayam brumbun kemudian memrayascita pelinggih padmasana, bale papelik, taman sari dan Penglurah. dan dilanjutkan dengan murwadaksina mengelilingi padma sebanyak satu kali. Kemudian Ngulapin Pangentos Padma dan Ngelinggihang Daksina Linggih di Padmasana.

Kemudian bekas pengentos Padma yaitu pengganti sementara Padmasana selama dilaksanakan renovasi di pralina, dimusnahkan.

Pada sesi pengumuman, ketua Parisada Kepri menyampaikan beberapa hal penting berkaitan dengan kegiatan keagamaan di tahun 2024, diantaranya Hari Raya Galungan, Kuningan, diikuti dengan hari Raya Nyepi, dimana umat muslim akan mulai bulan puasa. Ini hendaknya dipikirkan lagi mengenai pelaksanaan upacara tawur kesanga, apakah tet dilaksanakan di seputar pura agung ataukan bisa di tempat lain, misal di pelataran Engku putri.

Pada purnama kelima di bulan Nopember, umat Hindu akan melaksanakan upacara Ngenteg Linggih. Ini upacara yang kedua kalinya dilaksanakan setelah mengadakan renovasi khususnya padmasana secara keselurhan yang dimulainya dengan kejadian robohnya Naga di Padma.

Kemudian ketua PHDI batam yang selalu didampingi oleh ketua BOP Pura Agung menyampaikan bebrapa informasi berkaitan dengan progress yang telah dilaksanakan, pembangunan dan legalitas Pura.

Igstng