Menghadiri undangan kawan dari Singapore yang bekerja sebagai pengurus Yayasan disebuah Panti Asuhan di Singapore. MTFA - Muslimin Trust Fund association. Berjumlah 50 orang. Mengadakan acara retreat selama 3 hari dua malam di hotel seputaran Nagoya Batam. Sebagian dari mereka adalah volunteer, pekerja suka rela. Mereka tiba di Batam hari Minggu 25 February 2024 dan berkeliling ke beberapa tempat wisata.
Kemudian hari kedua mereka mengadakan acara semacam team building game di hotel.
Pada hari ketiga mereka mengunjungi Yayasan Yatim Piatu di daerah kavling kamboja, kelurahan sei pelunggut, kecamatan sagulung batam, biasa orang menyebutnya daerah kavling dapur 12. Saat acara mereka disinilah saya hadir. Yatim Piatu dan Pesantren Royatul Quran. Anda bisa googling cari websitenya. Yayasan ini untuk saat ini memiliki siswa dari TK, SD, SMP dan SMA. Semuanya berjumlah kurang lebih 70 siswa.
Pesantren ini dipimpin oleh Uztads Ardianzah. Masih muda. Tapi nampaknya nama belakang beliau sudah bertambah. Saya kenal beliau sejak lama. Karena beberapa kali membagikan bingkisan bersama teman teman Singpore ke sana. Bahkan tiap 3 bulan saya harus membelikan 10 karung beras untuk Pesantren ini. Tentu duitnya dari kelompok para donatur di Singapura.
Anda tahu, yayasan ini memiliki tanah kurang dari satu hektar. Memiliki gedung 3 lantai yang di cat warna hijau. Grup saya dari singapore yang rutin nyumbang beras itu juga pernah nyumbang besi cor untuk membangun gedung trsebut.
Tumben tumbennya hujan turun dipagi hari. Rencana bikin game untuk anak anak pesantren terpaksa dibatalkan. Hanya beberapa game yang bisa dilaksanakan di aula.
Yang paling menggembirakan bagi anak anak yaitu masing masing dapat amplop dari staff MTFA. Isinya berapa hanya yang memberi dan yang meneriman yang tahu. Pimpinan MTFA juga menyerahkan sejumlah sumbangan uang kepada ketua pesantren.
Ya begitulah. Ndak usah seperti yang disana, berpikir seribu kali kalau dikasi sesuatu oleh orang lain. Gengsi terlalu tinggi. Takut keyakinan ternoda dan tradisi hilang. Katanya.
Saya hanya kebagian terima kasih. Padahal rencana jadi photografer. Memang salah set. Kurang jeli melihat peluang.



.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)
