Rabu, 05 Agustus 2020

TERLANJUR ENAK

Kebetulan giliran masuk malam. Setiap 2 minggu sekali. Isu isunya sih sampai desember 2020 masih dua shift. Wah repot juga. Kalau masuk malam otomatis siangnya dipakai untuk tidur. harus cukup tidur. jika tidak maka akan tidak kuat begadang masuk malam berikutnya. Apa boleh buat.

Di pertengahan Juli, tepatnya hari rabu malam, teman-teman di office pada kasak kusuk ada satu karyawan sudah dua hari tidak masuk kerja. Sebut saja namanya Yn. Menimbulkan kecurigaan karena computer dan monitor tidak ada di mejanya. Maka saling Tanya satu sama lain. Ada  juga yang bilang kalau yang bersangkutan tidak ada dirumahnya, sehingga anggota keluarganya mencari kesana kemari. Dan lucunya kakaknya mendatangi kediaman direktur perusahaan. Ada yang memberitahu alamat tinggal direktur.

Saya sendiri mencari informasi bertanya ke kakak ipar yang bersangkutan. Meski rasanya ndak enak bertanya itu. Ya salah satunya karena masalah di keluarganya. Katanya masalahnya lagi dalam proses. Ya sudah saya tidak melanjutkan bertanya lagi karena juga pas menjelang tengah malam.

Belakangan ada panggilan dari pihak berwajib untuk beberapa karyawan. Kalau ndak salah ada 7 orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan berkaitan dengan isu penggelapan uang yang nilainya tidak tanggung tanggung 1.3 M. Waow. Diperkirakan sejak February 2015. Hitung saja dari 2015 sampai pertengahan 2020. Paling tidak ada 20an juta lebih tiap bulannya. Jumlah yang fantastis. Bisa foya foya. Bisa tiap hari nraktir kawan kawannya. Bisa beli rumah. Bisa beli motor besar.

Kenapa bisa keterusan begitu. Apakah awalnya kebetulan salah dan karena tidak ada atasan yang ngecek, sementara yang bersangkutan sadar ada kesalahan. Mungkin merasa aman, ya keterusan.
Namun ada juga yang lucu. Ada satu orang yang pinjem duit 50juta ke yang bersangkutan. Seharusnya dia tidak ada urusan dengan PT, karena dia pinjam secara pribadi. Entah bagaimana masalah sebenarnya, yang pinjem duit tersebut diminta mengembalikan uang ke perusahaan.

Terlanjur enak.

Kita tunggu saja kelanjutannya. Dan semoga kasus kasus besar lainnya juga ditelusuri. Kalau ada.