Rapat DPU ini dilaksanakan tanggal 28 Mei 2023. Notulen rapat tidak kunjung di share. Saya bertanya tanya dalam hati. Apa memang tidak ada notulen rapatnya. Sempat bertanya kepada teman teman, jawabannya selalu tidak tahu. Malah sudah ada beredar di grup WA penggalangan dana untuk renovasi/ perbaikan Bale Papelik yang roboh dan melanjutkan renovasi Padmasana yang konon akan diukir style Bali sampai ke atas. Masing masing perlu dana 70 juta dan 257 juta rupiah. Tidak ada informasi rincian kebutuhan dana tersebut. Entah dimana, kapan dan siapa saja yang membahas kebutuhan tersebut. Beberapa umat saya lihat antusias berdana punia. paling tidak saat saya nulis berita ini sudah ada 44 orang yang menyumbang. Dengan total dana terkumpul sementara sebesar 46,5 juta rupiah.
Baru kemudian tanggal 14 Juni ada postingan Notulen rapat oleh ketua BOP. Notulen Rapat saya copy paste seperti dibawah ini. Kalau diperhatikan, disana juga tidak ada disebutkan rincian kebutuhan dana tersebut. Tidak ada dinyatakan dalam poin poin tersebut apakah perlu atau tidak tindak lanjut kapan dan siapa PICnya.
Notulen Rapat
Pimpinan Rapat : Bapak I Made Sudarta (Ketua BOP)
Agenda : Rencana Kerja & Anggaran Biaya Tahun 2023
Tempat : Gedung Sekretariat Bersama PHDI Kepri Pura Agung Amerta Bhuana
Hari/Tanggal : Minggu, 28 Mei 2023
Pukul : 13.00 – 15.30 WIB
Lampiran : Daftar Hadir Rapat, RKAB yang disetujui
Hasil rapat antara lain:
1. Menyetujui Rencana Kerja & Anggaran Biaya tahun 2023 terlampir
2. Menyetujui kenaikan iuran wajib BOP yang semula Rp 40,000.- /KK/bulan menjadi Rp 60,000.-
/KK/bulan
3. BOP akan memberikan subsidi banten Rp 500,000.- untuk upakara di Pura Agung Amerta
Bhuana.
4. BOP akan membuat perjanjian hak & kewajiban dengan Petugas kebersihan & keamanan Pura
serta mengenai fasilitas yang ada di Graha Pinandita.
5. Pembangunan toilet akan segera dilakukan dengan dana bantuan dari Kanwil Bimas Hindu yang
sudah diterima sebesar Rp 40,000,000.
6. Renovasi Bale Papelik membutuhkan anggaran Rp 70,000,000 akan menggunakan dana Kas
BOP serta diupayakan penggalian dana bersumber dari internal umat dan eksternal.
7. Status Renovasi Padmasana:
- Proses pembangunan sudah selesai sampai dengan tahap ke VI.
- Panitia Pembangunan Padmasana akan mengagendakan jadwal rapat untuk penyampaian
LPJ.
- Status projek pembangunan lanjutan (tahap VII dan seterusnya) untuk Padmasana akan
ditentukan dalam rapat LPJ apakah dilanjutkan pekerjaannya oleh BOP atau Tim Panitia
yang sudah ada.
8. Usulan dalam rapat.
- Bpk. I Putu Nila =>> Pembangunan dilanjutkan oleh Panitia Pembangunan Padmasana,
sehingga BOP fokus ke renovasi Bale Papelik
- Bpk. Ketut Ngurah =>> Panitia Pembangunan Padmasana mempunyai target pembangunan
sampai dimana (tahap VII dan selanjutnya), diselesaikan dahulu sesuai target Panitia, jika
sudah mencapai target diinginkan, barulah laporan ke BOP.
- Bpk. I Made Dwi Sutha =>> Alangkah baiknya jika hasil pekerjaan disampaikan ke umat
terlebih dahulu, setelah itu ditentukan setuju / tidak untuk dilanjutkan pembangunannya.
- Bpk. I Gst Ngurah Sudiana =>> Panitia Pembangunan tidak dibubarkan, tetap melanjutkan
pembangunan Padmasana, tetapi pembentukan oleh lembaganya yang ditentukan (SK
Panitia dikeluarkan oleh BOP atau PHDI Kepri)
- Bpk. Agus Bhaktiyasa =>> Kejelasan status dana talangan utk renovasi padmasana sebesar
Rp 126,500,000 dari BOP.