Jumat, 29 Juli 2016

Yang Penting Ada Untung

Bekerja bertahun-tahun di perusahaan asing pada posisi dan jabatan yang sama bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Kadang rasa minder muncul tatkala memperhatikan orang-orang disekitar yang tanpa perlu sekolah tinggi, hanya tamatan sma, toh jabatannya melesat jauh. Kalau begitu, apalah gunanya orang kuliah tinggi-tinggi? Namun tidaklah sepenuhnya benar.
Bergaul dengan orang-orang dengan mayoritas suku P dan B dari pulau Sumatera masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Persamaannya tatkala ada penerimaan karyawan baru. Masing-masing suku berusaha membawa orang yang dari daerahnya masing-masing. Tentu ada juga sisi positifnya jika didominasi oleh suku tertentu misalnya mereka menjadi lebih kompak karena komunikasi lancar. Sisi negatifnya barangkali akan memunculkan egois kesukuan. Kalau ada ide biasanya selalu didukung oleh kawannya.
Banyak contoh yang bisa kita perhatikan, misalnya tentang transparansi kegiatan. Ambil contoh, ada grup sepedaan atau yang biasa disebut grup gowes. Perusahaan memberikan tunjangan kegiatan setiap bulan meskipun tidak terlalu banyak namun tidak pernah ada laporan keuangan kepada anggota. Grup ini mayoritas anggotanya dari suku P dan ketuanyapun dipegang orang P. Kegiatan yang mengatasnamakan grup tidak diadakan setiap bulan, mestinya dananya tidak digunakan. Sebenarnya kan perlu diinformasikan dana ada berapa, pengeluaran berapa dan saldo berapa.

Demikian juga halnya jika ada kegiatan family day perusahaan. Kalau diperhatikan usulan-usulan dari orang-orang P selalu menjurus ke cara-cara yang tidak transparan. Bagaimana sistem pembagian hadiah misalnya. Ini tidak perlu dibuatkan sistem yang jelas agar nantinya panitia bisa bermain.