Sabtu, 24 April 2021

VIDEO DMD

Photo dari Grup WhatsApp

 

Beberapa hari ini media social dihebohkan dengan viralnya sebuah tayangan video di channel youtube dimana isinya seorang berinitial dmd sedang memberikan ceramah agama yang menceritakan pengalamannya sewaktu kecil sebagai orang Hindu Bali. Kini yang bersangkutan sudah memeluk agama islam.

Jika di simak videonya, isinya sangat menyinggung perasaan umat  Hindu khususnya Hindu yang di Bali yang kental dengan nuansa Budaya Balinya. Bagaimana tidak sakit hati mendengar ceramah ibu dmd itu. Mungkin anak kecil saja yang lahir dan besar di Bali tidak sebodoh itu pengetahuannya. Nah ini seorang akedemisi, seorang dosen dan calon Doktor pula. Harusnya dia mengedepankan rasional berpikirnya. Sehingga apa yang disampaikan tidak bertentangan dengan norma-norma adat budaya atau agama. 

Apalagi orang yang mendengarkan ceramah yang bersangkutan dalam video tersebut, klihatan terpana dengan mulut menganga saking penasarannya. Barangkali sesuatu yang baru yang pernah di dengar dan kali ini dapat penjelasan dari orang yang tepat. Mungkin itu pikirannya. Padahal sujatinya mereka sedang kena racun. Isi ceramah ibu DMD hanyalah curhatan atas perasaan dia pribadi.

Menyikapi viralnya video tersebut pro kontra bermunculan. Lembaga hindu pusat dan kementrian agama turun tangan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Maka diadakanlah pertemuan beberapa tokoh lembaga, tokoh masyarakat hindu dan tokoh ormas hindu dengan menghadirkan yang bersangkutan si ibu dmd. Pertemuan dilaksanakan di aula Pura Mustika Cijantung  tanggal 17 April 2021 jam 19.00. turut hadir pada pertemuan tersebut yaitu rector UHAMKA, direktur PMK, ketua WHDI, ibu DMD, dirjen Hindu Tri Handoko Seto, ketua PHDI Pusat, dekan UNJ.

Dalam video liputan pertemuan tersebut masing-masing diberikan kesempatan untuk memberikan keterangan termasuk ibu DMD. Apa yang disampaikan rata-rata sifatnya normative. Intinya ibu DMD sudah mengakui kesalahannya dan umat Hindu memaafkannya namun jika ada pihak pihak yang melanjutkan proses hukumnya dipersilakan dengan catatan tetap mengedepankan situasi yang kondusif.

Di akhir pertemuan tersebut ibu DMD menyerahkan pernyataan permohonan maafnya yang diterima oleh ketua Parisada Pusat dan disaksikan oleh Dirjen Hindu.

Mari kita tunggu dan lihat apa kelanjutan dari peristiwa tersebut. Adakah actor intelektual dibalik isi ceramah ibu DMD tersebut. Entahlah. Hanya yang kuasa yang tau.