Minggu, 20 November 2022

KEPERGIAN "SANG BAGAWAN" I DEWA GEDE VAYOGAYANA

 


Tentu duka yang mendalam akan dirasakan oleh siapa saja yang kenal dekat dengan Dewa Yoga. Beliau pernah merantau di Batam selama kurang lebih 3 tahun. Sekitar 2 tahun menjadi sevadal atau Pelayanan Sai Bhakta di Sai Center komplek pertokoan Sentosa Perdana. Tak pernah mengeluh mesti tidur beralaskan sehelai kasur tipis di lantai. Kadang memasak sendiri ala kadarnya. Tak punya kendaraan. Kemana mana lebih sering bersama saya.
Kemudian keterima di sebuah perusahaan elektronik diKawasan Batamindo. Beliau ngekost di salah satu Bhakta. Mampu membeli sepeda motor bekas. Dan akhirnya di tahun 2009 beliau ada tawaran kerja di sebuah BUMN yang mengelola bandara udara. Saya mengantarkan beliau sampai Bandara Hang Nadim. Cukup banyak yang ikut mengantar waktu itu. 
Bertugas di Kupang NTT. Saya sempat berjumpa beliau di sana, memang saya minta bantuan dia untuk mencarikan tiket agar waktunya pas. Saya kebetulan dapat tugas mengikuti pertemuan di kupang. Itu di tahun 2013. Saya mendahului berangkat satu hari agar bisa lihat lihat daerah Kupang. Pesawat landing sekitar jam 9 malam. Bandaranya terasa sangat sepi waktu itu. Saat pesawat hendak landing, saya perhatikan ke bawah hanya beberapa lampu penduduk. Sangat berbeda jika kita berada di atas kota surabaya atau Denpasar.
Saya bermalam di mesnya bro yoga. Kiri kanan depan belakang hanya rumah kosong. Saya hanya sendirian. Sepanjang malam saya hanya tidur tidur ayam. Bro Yoga malah tidur di kantornya. Keesokan harinya saya sempat diajak keliling sekitar rumah penduduk. Cari sarapan. Kemudian agak siangan saya check in ke hotel. Selesai acara, saya masih sempat diajak mutar mutar sekeliling bandara. Terasa berkesan sekali waktu itu bersama bro Yoga.
Setelah itu saya tidak pernah kontak lagi dengan bro yoga. Di medsospun jarang sekali komunikasi. Sampai beliau pindah tugas ke Balipun saya tidak pernah kontak lagi.
Sabtu malam, 19 Nopember 2022, kebetulan hari itu saya jarang buka HP. Dengar kabar dari Grup WA bahwa Dewa Yoga harus dioperasi di rumah sakit, pemasangan ring di jantung. Konon 4 ring harus di pasang. Kita semua berdoa semoga beliau cepat sehat kembali. Konon kecapean saat perhelatan acara G20 di Bali. 
Takdir rupanya berkata lain. Minggu pagi tanggal 20 Nopember 2022 ketika buka WA, alangkah kagetnya. Serasa tak percaya. Beliau perpulang katanya tadi malam. 
Semoga beliau damai di alam sana.