Rabu, 10 Juli 2019

Kurir Spiritual

 

Jangan pernah membayangkan bagaimana seorang ibu dengan dua orang anaknya hidup di sebuah gubuk reot tanpa listrik, tanpa sumber air layaknya PDAM. Atau paling tidak ada sumber mata air. Letaknya di tengah perkebunan sayur dan jauh dari jalan utama. Masih mending di siang hari. Betapa sunyinya di malam hari. Mungkin hanya terdengar suara-suara hewan malam. Anda tidak akan mengerti.
Untuk menyambung hidup, bersama dua anaknya yang masih kecil, yang besar kelas 5 SD dan yang kecil belum sekolah, si Ibu ini bekerja sebagai buruh kebun sayur milik seorang majikan, yang dibayar jika panen sayuran dan kalau panennya berhasil atau laku dijual.
Dengan mengendarai sepeda motor butut ibu ini mengantar dan menjemput anaknya sekolah. Jaraknya tidak terlalu jauh sekitar 3km, naum jika hujan akan sangat becek dan berdebu jika di musim panas. bahkan si ibu ini pernah jatuh dari motor karena jalan licin. Dengan motor itu juga si ibu itu membawa sayuran ke pasar untuk jual.
Dalam kondisi si ibu yg sangat tidak beruntung itu, malahan musibah lain datang. Suaminya terpaksa harus dipenjara. Gara-gara dia mengancam istrinya dan mau dibunuh. Si suami tidak pernah memberi nafkah ke istri dan anaknya. Bahkan jarang pulang. Alasannya kerja tapi tidak jelas dimana. Si ibu ini otomatis berjuang sendiri menghidupi kedua anaknya.
Mungkin anda bertanya. Kok saya sampai di pelosok kebun sayur begitu.
Saya kebetulan ikut di ssg batam yaitu organisasi spiritual lintas agama yaitu organisasi yang diajarkan untuk mengikuti ajaran Guru Spiritual Sai Baba. Kebetulan ada sponsor atau bekerja sama dengan sai bhakta Singapore. Saya diminta mencarikan beberapa tepatnya 4 keluarga kurang mampu yang perlu dibantu. Berkat bantuan seorang teman di forum RT/RW grup whatapps. Ini salah satu keluarga yang diusulkan dapat bantuan. Tiap bulan saya ngantar rombongan ke rumah ibu itu. Sampai berita ini saya tulis, sudah empat kali memberikan bantuan. Dengan membawa beberapa jenis bantuan seperti beras, susu, kopi, gula, mi, the. Menyusuri jalan semak-semak.
Demikianlah tugas kurir spiritual seperti saya.