Kini naik pesawat bukan terkesan wah lagi. Entah mulai kapan makan di pesawat ditiadakan. Padahal dulu jauh dekat pasti dapat makan. Surabaya denpasar yang hanya ditempuh beberapa menit saja juga dikasi makan. Saya merasakan dapat makan di pesawat itu enak sekali rasanya. Bagi sebagaian orang naik pesawat adalah moment atau kesempatan berharga karena bisa mengambil wadah makanan yang ada merk maskai tersebut. Seperti sendok, garpu, piring dan mangkok kecil.
Kini itu semua tidak ada lagi di semua penerbangan. Dapat makanan pengganti kerugian jika keberangkatan pesawat delay 1 jam.
Sekarang kru pesawat menjajakan makanan dan sebagainya di pesawat dengan troley saat pesawat sudah terbang pada ketiggian stabil dan berakhir 20 menit sebelum pesawat mendarat. Saya jarang pesan makanan di pesawat karena harganya berkali kali lipat dari harga normal. Kecuali saya naik pesawat dengan anak kecil saya dan kebetulan dia tidak tidur. Disanalah saya lihat anak saya sangat menikmati makanan di pesawat meski hanya mie gelas dan air putih.
Terbersit pikiran apakah suatu saat nanti akan ada pengamen juga di pesawat seperti halnya di bus antar kota. Semoga saja tidak. Akan semakin jauh dari kenyamanan.
Dulu naik pesawat rasanya sangat elit karena bersih. Namun saat ini sudah jauh dari kesan tersebut. Saya sempat memperhatikan Jok tempat duduk saat naik pesawat salah satu maskapai.
Dibawah ini adalah photo salah satu kursi pesawat terbang yg saya tumpangi tgl 22 maret'20 dari batam menuju sby dengan no penerbangan JT0970. Saya, Istri dan anak saya kebetulan duduk bertiga di seat 17A,B,C. Sambil nunggu take off coba nyari2 bahan bacaan. Kaget bercampur heran betapa kotornya jok/ sarung jok ketika saya mau buka kantong jok di depan saya. Bagaikan tempat duduk angkot yg tidak terawat. Saya tengok tempat duduk yang lainnya juga sama. Lantainya yang dari karpet juga sudah kelihatan lusuh. Kotor seperti tidak di vacuum. Padahal ini pesawat Boeing 737-900ER. Saya buka-buka majalah maskapai tsb. banyak topiknya tentang kesehatan/ kebersihan, seiring dengan wabah virus corona. Semoga ada perhatian

