Kamis, 15 Agustus 2019

Dipindah Keluar agar berada di dalam

Pengumuman BOP
Om swastyastu,
Megharapkan kehadiran umat yg mempunyai waktu sambil memgantar putra putri ke pasraman untuk bergotong royong pada minggu 11 agu 2019.
Kegiatan:
1. Matur piuning
2. Membongkar pondasi tembok penyengker didekat bale kul kul.
Lebih detail akan di koordinasi dilapangan.
Atas kerjasamanya kami haturkan terima kasih.

Demikianlah isi pengumuman BOP yang di forward oleh klian banjar saya.
Tembok penyengker yang dimaksud seperti gambar dibawah.
Ada yang bertanya mengapa kok pondasi tembok yang kokoh harus dibongkar. Apakah dulu tidak bertanya. Sayang sekali pondasi beton kokoh harus dibongkar. Duit yang sudah dikeluarkan jadi mubasir. Kenapa tidak dilanjutkan saja temboknya. Demikian pertanyaan bagi yang peduli atau punya otak usil seperti saya.

Memangnya kita harus bertanya ke siapa. Apa perlu “nunasang” istilah bertanya ke orang pintar seperti di Bali. Padahal dulu sering ada wacana, kita bukan membawa Bali ke Batam. Jadi maksudnya tidak mutlak harus semua seperti di Bali. Ya nggak juga. Terus apakah kita tidak perlu ada rujukan. Jika perlu rujukan, siapa atau kemana rujukannya. Jangan sampai sama-sama buta tapi ngasi tau arah jalan.

Setelah saya mereka reka mencari jawaban dengan asumsi sendiri, karena saya tidak pernah mendengar kapan dibahas, siapa saja yang ikut membahas, saya tidak tau. Ternyata mungkin posisi bale kulkul harus berada di jeroan/ mandala utama. Saat ini bale kul kul berada di luar mandala utama karena temboknya berada di dalam. Untuk menjadikan bale kul kul berada di jeroan, maka tembok penyengker dibuat di luar. Perhatikan photo.
Gbr 1, Pandangan dari Dalam.
Tembok penyengker ada di dalam


Saya mencoba mencari referensi di dunia maya dimana seharusnya letak Bale Kul kul apakah di Mandala Utama atau di Madya Utama atau di Nista Mandala. Jika itu masalahnya. Ataukah ini hanya ide pribadi seseorang yang harus diikuti semua orang.

Pertama saya copast dari link http://www.babadbali.com/pura/plan/pucak-gegelang5.htm
Nista Mandala terdapat palinggih pengapit lawang 2 buah kiri dan kanan, palinggih gedong, paruman alit, bale gong, perantenan (dapur), serta bale kulkul. Antara jaba sisi (Nista mandala) dengan Maddya mandala dibatasi oleh tembok penyengker dan terdapat 2 buah candi bentar bagian utara dan selatan serta di tengah-tengah ke dua candi bentar itu terdapat candi gelung. Dengan adanya dua buah candi bentar ini sirkulasi pemedek pada saat pujawali dapat diatasi untuk menuju ke jeroan atau kembali (mepamit) dari jeroan ke jaba sisi.
Nah disini dikatakan bahwa Bale Kul kul letaknya di Nista Mandala. Apakah si admin link ini salah tulis? Apa maksudnya Madya Mandala?
Yang ke dua saya menemukan link http://sejarahharirayahindu.blogspot.com/2012/03/halaman-pura.html  yang saya copast sebagai berikut : Di Utama mandala dibangun pelinggih-pelinggih utama, di madya mandala dibangun sarana-sarana penunjang misalnya

bale gong, perantenan (dapur suci),
bale kulkul,
bale pesandekan (tempat menata tetandingan banten),
bale pesamuan (untuk rapat-rapat), dll.
Di nista mandala ada pelinggih "Lebuh" yaitu stana Bhatara Baruna, dan halaman ini dapat digunakan untuk keperluan lain misalnya parkir, penjual makanan, wisata dll.
Disini juga dikatakan Bale Kul kul letaknya di Madya Mandala.
Yang ketiga saya menemukan link : https://hindualukta.blogspot.com/2015/12/struktur-pura-yang-benar.html  disitu dinyatakan bahwa, Madya Mandala adalah zona tengah dimana umat beraktivitas dan fasilitas pendukung. Pada zona ini terdapat Bale Kul-kul, Bale Gong, wantilan, Bale Pesandekan, dan Perantenan. Di beberapa Pura, Bale Kul-kul dan Perantenan ada di Nista Mandala.
Disinipun jelas dikatakan bahwa Bale Kul kul termasuk sarana pendukung yaitu terletak di Madya Mandala.
Gb 2, Pandangan dari Luar.
Tembok Penyengker akan disambung

Kembali ke kondisi di Pura Agung. Tidak jelas pemisahan mana Madya Mandala dan mana Nista Mandala. Yang jelas ada Mandala Utama dengan pintu masuk dua buah apit surang kiri kanan dan Kori Agung. Ada juga pintu akses dari sisi kiri ke Sri Lalita. Di Mandala Utama ada Padmasana, Bale Barong, Bale Paselang, Bale Pegat, Bale Pawedan dan Taman Sari. Setelah tembok dipindah keluar, maka Bale Kul kul akan berada di dalam Mandala Utama.
Gb.3, Day 1 gotong royong