Senin, 26 Agustus 2019

PEMBINAAN UMAT HINDU BATAM

Jumat 23 Agustus 2019 bertempat di Aula Pasraman Jnana Sila Bhakti Batam,  umat Hindu khususnya yang berada di Batam, mendapat pembinaan dari ketua Prajaniti Pusat dan Pengurus Parisada Pusat. Untuk mengisi waktu kosong beliau sebelum menjadi narasumber di acara Dharma Camp siswa pasraman untuk tingkat SMP. Acara Dharma Camp diselenggarakan selama dua hari yaitu pada Sabtu 24 Agustus siang sampai Minggu 25 Agustus Sore.
Acara Pembinaan tersebut dimulai pukul 20.30 molor 30 menit dari jadwal yang ditentukan. Narasumber baru tiba di Batam sekitar pukul 18.00. terus check in hotel dan makan malam.
Sekitar 60 orang peserta siap menanti kehadiran KS Arsana di aula pasraman yang ‘hangat’. Sedianya acara ini dikhususkan bagi pasangan yang sudiwadani saja. Namun nyatanya hanya sebagian kecil peserta yang pasangan sudiwadani yang hadir. Selebihnya adalah peserta umat umum.
Secara logika acara seperti ini seharusnya dihadiri oleh antusias umat Hindu yang tinggi. Namun kenyataannya yang hadir hanya beberapa persen dari seluruh umat hindu di batam. Apakah ini artinya tingkat kesibukan umat Hindu di Batam untuk urusan duniawi cukup tinggi?
Di suatu kesempatan, ketua lembaga hindu menghimbau dan menhajak seluruh umat Hindu untuk lebih memperdalam ajaran agamanya. Terutama bagi pasangan yang mengikuti sudiwadani. Pernikahan bukan hanya semata-mata karena cinta. Namun jauh dari itu suami harus mampu memberikan pemahaman agama yang lebih jauh kepada istri. Jangan sampai nelpon tengah malem hanya untuk menyampaikan rencana pisah sebagai suami istri. Demikian ketua lembaga mencontohkan.
Tema dari pembinaan tersebut yaitu Mewujudkan keluarga Sejahtera Melalui Peningkatan Crada dan Bhakti. Lebih specific, KS Arsana menyampaikan materi pembinaan dengan judul Menjadi Dharmika. Memaparkan tentang ajaran Hindu dengan contoh-contoh yang mudah dipahami dan masuk akal.
Dipenghujung acara, pasangan yang pernah disudiwadani diminta maju berpasangan suami istri, mengungkapkan perasaannya masing-masing. Bahkan ada yang sampai berlinang air mata.
Testimony bagaimana pengalaman seorang istri semenjak memeluk Hindu. Rata-rata mengatakan bangga dan merasa damai. Begitu juga ada satu keluarga yang beberapa tahun yang lalu melaksanakan sudiwadani, kembali ke jalan Dharma. Sampai matipun akan tetap di jalan Dharma.
Acara berakhir pukul 11.30 tengah malam. Masih dilanjutkan keesokan harinya sabtu pagi.
Igstng2019









Tiap tahun ada acara dengan Tema ini.
Kali ini saya perhatikan judul spanduknya
sudah benar